Cerita Warga Depok Rumahnya Diteror Tetangga: Tendang Pagar hingga Bawa Golok

Keluarga Azis Suraji di Pancoran Mas, Depok, berkonflik dengan tetangga hingga rumahnya menjadi sasaran teror. Anak Suraji, Novita , menceritakan sang tetangga kerap berulah di depan rumahnya.
Novita menjelaskan salah satu yang dilakukan tetangganya adalah merusak pagar pada Rabu lalu. Sang tetangga merusak pagar dengan menendang-nendang.
"Itu barusan yang tanggal 15 yang kemarin. Itu baru. kaki, ditendang," kata Novita ditemui di rumahnya, Jumat .
Novita menuturkan tetangganya juga pernah mengganggu keluarganya saat menggelar pengajian pada 2025. Tetangganya itu sempat menyetel musik keras-keras.
" 2025, itu ketika, kenapa saya bilang nyetel musik itu benar adanya? Karena mama lagi pengajian ratiban malam Jumat. Wajar nggak tuh?" tanyanya.
Novita mengaku keluarganya juga pernah diteror tetangganya pakai golok. Momen tersebut, katanya, terjadi dalam suatu hari Lebaran.
"Sampai pas Lebaran aja pernah kita dibawain golok. Keluarga lagi pada kumpul di rumah, dibawain golok. Banyak saksi hidup, keluarga saya masih pada hidup. Sayangnya belum ada CCTV," katanya.
Novita menjelaskan keluarganya juga hampir setiap hari diganggu secara verbal.
"Kalau untuk verbal itu hampir setiap hari kalau verbal ya," katanya.
Novita menyebut teror ini diawali salah paham dari pihak tetangganya. Saat itu, ibu Novita sedang bercanda bersama cucu dan menantunya alias suami Novita yang merupakan warga negara asing .
"Awal mulanya dulu kan suami saya WNA. Nggak mengerti bahasa Indonesia. Dia hanya paham kata-kata yang sarkas gitu. Nah dia bercanda sama anaknya sampai nangis-nangis gitu. Terus mama bilang 'orang gila', biar anaknya ketawa segala macam, biar nggak nangis lagi," kata Novita ditemui di rumahnya, Jumat .
Namun, candaan keluarga Novita itu membuat pihak tetangga salah paham. Padahal, menurutnya candaan itu hanya terjadi internal antara sang ibu berserta cucu dan menantu tanpa ada pihak luar keluarganya.
"Nah, katanya sakit hati sama perkataan mama saya 'orang gila', padahal nggak pernah ada sedikit pun keluarga saya yang ngatain dia pas kejadian," sambungnya.
Sebelumnya, rekaman CCTV memperlihatkan seorang pria melempar helm ke rumah tetangga di Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat , viral di media sosial . Polisi menyelidiki kasus tersebut.
Dari video yang beredar di media sosial, Kamis , terlihat seorang pria mondar-mandir menggunakan motor di depan pagar rumah korban. Kemudian, pria tersebut melemparkan helm dengan kencang ke dalam rumah korban.
Pada hari yang berbeda, tampak pria yang sama sempat membuang sampah ke rumah korban. Sejumlah warga berusaha melerai aksi pria tersebut, tapi muncul keributan.
Dimintai konfirmasi terpisah, Kasat Reskrim Polres Metro Depok AKBP Made Gede Oka membenarkan korban telah membuat LP pada Rabu . Nomor LP terigester LP/B/1531/VII/2026/SPKT/POLRES METRO DEPOK.
"Iya baru buat LP semalam," ujar AKBP Made saat dimintai konfirmasi, Kamis .
Saat ini pihak kepolisian masih memeriksa saksi-saksi untuk menyelidiki kasus tersebut. Kasus ditangani Polres Metro Depok.
Simak juga Video 'Viral Warga di Depok Diteror Tetangganya Sampai Mau Jual Rumah':
[Gambas:Video 20detik]
Artikel Terkait

Bahlil Guyon ke Nusron Pakai Kacamata Hitam karena Inggris Kalah dari Argentina
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia melontarkan candaan kepada Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan2026-07-29
Bukan Sekadar Pesta, Gawai Dayak Jadi Wujud Syukur atas Hasil Panen dan Berkah Hidup
Ritual Adat Jadi Bagian Penting GawaiBernadus menjelaskan, esensi utama Gawai Dayak bukan sekadar pa2026-07-29
Pilu Ratusan Petani Tebu Indramayu, Honor yang Dijanjikan Pemerintah Tak Kunjung Cair
Karwita mengatakan, perluasan lahan tebu seluas 325 hektare di Desa Sanca, Kecamatan Gantar, merupak2026-07-29
Prabowo Persilakan Kaji Pelibatan Kantin Sekolah untuk MBG
Badan Gizi Nasional mengungkap sinyal dari Presiden Prabowo Subianto terkait opsi pelaksanaan Makan2026-07-29
Gabung Fortuna Sittard, Ole Romeny Ungkap Peran Justin Hubner
“Memang, saya berbicara dengannya (Justin Hubner), ketika kami bersama di Indonesia musim pana2026-07-29
Ketum Dekopin Bantah Anggapan Koperasi Kuno: Real Madrid Dikelola Koperasi
Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia Bambang Haryadi mengatakan koperasi kerap dipandang sebelah mat2026-07-29

Komentar Terbaru