SD Negeri Sepi Peminat, Komisi X DPR Minta Tata Ulang Sebaran Sekolah

Wakil Ketua Komisi X DPR Lalu Hadrian Irfani menyoroti fenomena sekolah negeri sepi peminat. Lalu meminta pemerintah menata lagi sebaran satuan pendidikan dengan hati-hati.
"Dari perspektif kami, pemerintah perlu menata kembali distribusi satuan pendidikan secara hati-hati dengan tetap mengutamakan hak anak untuk memperoleh akses pendidikan," kata Lalu ketika dihubungi, Kamis .
Menurutnya, penyebab sepinya sejumlah SD negeri bukan semata karena turunnya minat masyarakat untuk mengenyam pendidikan. Namun dia menduga ada faktor lainnya.
"Faktor seperti penurunan angka kelahiran, perpindahan penduduk, persebaran sekolah yang tidak proporsional, hingga kualitas dan daya saing satuan pendidikan turut memengaruhi kondisi ini," sebutnya.
Lalu meminta pemetaan yang dilakukan pemerintah harus akurat pada tiap daerah agar kebijakan yang diambil sesuai kebutuhan. Dia juga meminta adanya sejumlah evaluasi, salah satunya penggabungan sekolah.
"Evaluasi terhadap kemungkinan penggabungan sekolah, peningkatan mutu pembelajaran, pemerataan guru, serta penguatan sarana dan prasarana, harus dilakukan secara terukur dan melibatkan pemerintah daerah serta masyarakat, sehingga solusi yang diambil tidak hanya efisien dari sisi anggaran, tetapi juga menjamin layanan pendidikan tetap optimal," ungkapnya.
Perihal fenomena ini, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah , Abdul Mu'ti juga telah menanggapi. Mu'ti menyatakan Kemendikdasmen kini tengah melakukan pemetaan data dari Data Pokok Pendidikan .
"Soal sedikitnya siswa di beberapa SD negeri, ini memang menjadi perhatian kami lintas kementerian. Kami sudah ada pendataan berdasarkan Dapodik, sekolah-sekolah yang muridnya di bawah 100, di bawah 60 orang," ujar Mu'ti di Gedung A Kemendikdasmen, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Selasa , dikutip dari detikEdu.
Mu'ti menyebut dalam waktu dekat ini akan mengupayakan menggelar rapat bersama Menteri Dalam Negeri. Menurutnya, perlu rancangan kebijakan untuk sekolah-sekolah semacam ini.
"Kami sudah sampaikan ke Kementerian Dalam Negeri. Nanti kita akan rapat bersama dengan Pak Mendagri untuk membicarakan arah kebijakan ke depan untuk sekolah-sekolah yang muridnya sangat sedikit," jelasnya.
Lihat juga Video: Banyak Kelas Sepi, Sekolah Negeri Tak Lagi Jadi Primadona?
[Gambas:Video 20detik]
Artikel Terkait

BAIC T1 Diklaim Sudah Kantongi 50 Pesanan
KOMPAS.com/Ruly Kurniawan BAIC T1BAIC T1Sebagai informasi, BAIC T1 hadir di segmen hatchback crossov2026-09-12
Kebakaran Sabana Labuan Bajo Meluas, Petugas Fokus Padamkan Api Dekat Hotel
"Pemadaman kita lokalisasi jangan sampai masuk ke arah jalan dekat hotel-hotel. Kita fokus di titik2026-09-12
Kantor Hotman Paris di Kelapa Gading Digeruduk Massa Demo
Keputusan Hotman Paris membela eks Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejagung RI, Febrie Adriansyah, m2026-09-12
Gagal Ikut Ujian Skripsi, Mahasiswi UNG Laporkan Ketua Jurusan ke Ombudsman
Mahasiswi bernama Syarifah Aslamiyah di Universitas Negeri Gorontalo melaporkan Ketua Jurusan Ilmu2026-09-12
Kuasai Honai OPM di Intan Jaya, Koops Habema Temukan 3 Pucuk Senjata
Koops TNI Habema menguasai sebuah honai yang menjadi lokasi transit kelompok bersenjata OPM pimpinan2026-09-12


Komentar Terbaru