Argentina Gagal Juara Piala Dunia, Suporter Bentrok dengan Polisi

Kericuhan pecah di Buenos Aires, ibu kota Argentina, menyusul kekalahan timnas sepak bola negara tersebut dari Spanyol dalam final Piala Dunia 2026. Para suporter bola terlibat bentrokan sengit dengan para personel kepolisian di jalanan Buenos Aires, yang berujung penangkapan belasan orang.
Ribuan orang berkumpul di jalanan ibu kota Argentina untuk menghadiri nonton bareng pertandingan final Piala Dunia pada Minggu . Mereka berharap dapat melihat Lionel Messi dan rekan-rekannya mempertahankan trofi Piala Dunia, namun ternyata mereka harus menelan kekecewaan mendalam.
Timnas Argentina kalah dari Spanyol dengan skor 0-1 dalam pertandingan final yang digelar di MetLife Stadium, New Jersey, Amerika Serikat .
Suasana di Buenos Aires, yang berpenduduk 3 juta jiwa, seperti dilansir Mirror.co.uk dan The Sun, Senin , sebenarnya berlangsung cukup kondusif, sebelum kerusuhan pecah antara polisi yang menjaga keamanan dan suporter bola yang kecewa pada Minggu malam, sekitar pukul 23.45 waktu setempat.
Laporan surat kabar Argentina, Infobae, menyebutkan bahwa bentrokan terjadi di sekitar Obelisk, monumen nasional yang menjadi lokasi acara-acara penting, ketika sekelompok suporter bola berusaha menerobos pagar barikade yang dipasang untuk melindungi monumen setinggi 67,5 meter tersebut.
Kekacauan kemudian berlangsung selama 20 menit, sebut Infobae dalam laporannya, menyusul aksi "sekelompok besar" orang yang mulai melemparkan botol-botol kaca dan benda-benda lainnya ke arah para polisi.
Polisi merespons dengan menembakkan gas air mata dan meriam air untuk membubarkan kerumunan orang yang marah.
Infobae melaporkan bahwa "setidaknya" 15 orang telah ditangkap oleh polisi terkait kerusuhan di Buenos Aires tersebut.
Beberapa warga sipil dan personel kepolisian dilaporkan luka-luka akibat bentrokan yang terjadi, namun kondisi para korban luka tidak diketahui secara jelas.
Dilaporkan media-media lokal bahwa setidaknya tujuh polisi mengalami luka parah dalam bentrokan tersebut. Sedangkan beberapa orang lainnya, termasuk seorang pria yang ditendang di bagian wajah oleh salah satu perusuh, mengalami luka-luka.
Bentrokan mereda ketika para personel kepolisian bergerak maju dari ruas Jalan Corrientes ke Jalan Belgrano dan terus bergerak ke selatan melalui area kota, yang membuat kerumunan orang yang memenuhi area-area tersebut bergerak mundur.
Foto-foto yang dipublikasikan oleh media menunjukkan puing-puing berserakan di jalanan ibu kota Argentina. Salah satu foto menampilkan polisi antihuru-hara yang membawa tameng dan pentungan menyerbu jalanan yang dipenuhi puing-puing tersebut.
Sebuah foto lainnya menunjukkan seorang polisi sedang menendang seorang suporter Argentina yang tergeletak di atas jalanan.
Lihat juga Video 'Argentina Gagal Juara Piala Dunia, Fansnya Rusuh di Buenos Aires':
[Gambas:Video 20detik]
Artikel Terkait

Tak Dikasih Rp 300.000, Anggota Satpol PP Ambil Iuran Ngaji Siswa Pecahan Rp 2.000 di Jakut
Uang Rp 150.000 yang diambil anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) di Rumah Belajar Merah P2026-07-29
Menhaj Ungkap Reaksi Prabowo Saat Dikabari Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik
Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf , menyebutkan telah melapor ke Presiden Prabowo Subiant2026-07-29
Urutan Febrie Tersangka: Ditetapkan Kortas Tipikor, Dilimpah ke Kejagung
Eks Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Febrie Adriansyah telah ditetapkan sebagai tersang2026-07-29
Menakar Kemenangan Narasi dalam Konflik Iran-Amerika Serikat
Perang terjadi di medan pertempuran, tetapi kemenangan dan kekalahan ditentukan di benak publik. Kon2026-07-29
Farhan Larang Kegiatan Bakar Sampah di Sekitaran Bandara Husein Sastranegera Bandung
"Itu memang kita akan sedang tertibkan sama-sama. Karena itu menyangkut masalah keamanan juga. Itu s2026-07-29
7 Arahan dan Evaluasi Prabowo Jelang 2 Tahun Masa Pemerintahan
Presiden Prabowo Subianto menggelar sidang kabinet paripurna menjelang dua tahun pemerintahannya. Pr2026-07-29

Komentar Terbaru