Skandal Kecurangan Tes CPNS Guncang Thailand, Ribuan PNS Terlibat

Ribuan pegawai negeri sipil Thailand menghadapi sanksi skorsing karena skandal kecurangan ujian masuk PNS tahun 2025. Penyelidikan masih terus berlangsung dan sejauh ini telah menyebabkan tiga orang ditangkap.
Skandal ini mulai terangkat pada bulan Juni lalu. Saat itu, para penyelidik mengatakan mereka telah menyimpulkan bahwa para pejabat menerima suap hingga 800.000 baht untuk mengubah hasil ujian para calon PNS secara elektronik agar mereka dapat lulus tes wajib untuk pengangkatan atau promosi di pemerintahan.
Polisi menemukan penyimpangan dalam hasil tes 5.814 PNS yang telah mengikuti tes tersebut, kata pejabat Kementerian Dalam Negeri Thailand Unsit Sampuntharat kepada wartawan pada hari Kamis .
Ia mengatakan mereka dapat diskorsing sembari menunggu keputusan komite paling cepat pada hari Jumat besok.
"Kerugiannya sangat besar, dan itu tidak adil bagi mereka yang mendapatkan posisi mereka dengan cara jujur," kata Unsit, dilansir kantor berita AFP, Kamis .
Kementerian Dalam Negeri mengatakan akan meninjau sekitar 800.000 lembar soal tes karena para penyelidik berupaya menentukan sepenuhnya sejauh mana dugaan kecurangan tersebut.
Para terduga dalang kecurangan, dua pria dan satu wanita, telah ditangkap atas sejumlah tuduhan, termasuk menghancurkan dan menyembunyikan dokumen resmi. Salah satu dari mereka ditangkap setelah melarikan diri ke negara tetangga Laos, kata polisi.
Jika terbukti bersalah, mereka dapat didenda dan menghadapi hukuman hingga lima tahun penjara.
Penangkapan tersebut dilakukan menyusul penyelidikan gabungan selama 17 hari oleh polisi dan lembaga anti-korupsi, di mana para petugas menyita komputer dan dokumen ujian.
Perdana Menteri Anutin Charnvirakul, yang telah menjadikan pemberantasan korupsi sebagai prioritas, mengutuk dugaan kecurangan tersebut sebagai "menjijikkan".
Berbicara pada hari Rabu , ia memperingatkan tentang "lingkaran setan" di mana para pejabat menggunakan cara-cara korup untuk mendapatkan posisi kekuasaan, yang memberi mereka kesempatan lebih lanjut untuk melakukan korupsi.
Simak juga Video 'Menkum Supratman: Tahun Ini Akan Terima CPNS Jatahnya hingga 900 Orang':
[Gambas:Video 20detik]
Artikel Terkait

Komisi III DPR Bentuk Panja Awasi Kasus yang Bikin Febrie Adriansyah Tersangka
Komisi III DPR membentuk Panitia Kerja untuk mengawasi penanganan kasus dugaan korupsi batu bara, A2026-09-12
Akuisisi Kredit Pensiun SMBC Indonesia, BTN Kedatangan 344.600 Nasabah Baru
JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN membidik perluasan basis nasaba2026-09-12
Menkop Sebut Presiden Mau Pertumbuhan Ekonomi Muncul di Desa Lewat KDKMP
Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengungkapkan visi Presiden Prabowo Subianto terkait pembangunan e2026-09-12
Tak Ada Marapthon Season 4, Reza Arap Siap Tayangkan Piala AFF
Reza Arap justru tengah bersiap dengan proyek barunya, yakni penayangan Piala AFF 2026 atau ASEAN Ch2026-09-12
Prabowo Ungkit Kalah Pilpres: Tapi Gerakan Koperasi Bersama Saya
Presiden Prabowo Subianto mengatakan gerakan koperasi selalu beriringin dalam langkah yang ia pilih.2026-09-12
TNI AD Berduka 1 Personel Gugur dalam Ledakan Gudang Amunisi di Madiun
Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat Brigjen TNI Donny Pramono menyampaikan duka cita atas le2026-09-12

Komentar Terbaru